Kamis, 29 Mei 2014

Resensi Novel Assassin's Creed Forsaken



Judul               :Assassin’s Creed Forsaken
Penulis            :Oliver Bowden
Penerbit          :Fantasious
Tanggal terbit :15-April-2014

        Bagi para gamer, pastinya kalian tau kan apa itu game Assassin’s Creed(AC)??nah game action yang sudah mulai terkenal tahun 2007 ini ternyata juga ada versi novel nya. Seri-seri novel ini ditulis oleh Oliver Bowden sesaat setlah rilis nya setiap serial game Assassin’s Creed. Novel ini juga sudah diterbitkan di Indonesia tentunya, diterbitkan oleh penerbit Fantasious. Fantasious sudah menerbitkan 6 serial novel terjemahannya termasuk yang terbaru yaitu AC Black Flag. Tapi, novel yang akan saya bahas kali ini adalah buku ke 5 nya, AC  Forsaken.

        Sungguh cerita yang menegangkan sekaligus tragis. Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Haytam Kenway,seorang Templar berkelahiran London. Sejak kecil, dia diasuh dengan baik oleh orang tuanya, dididik dan dilatih bagaimana caranya bertarung dan menjaga diri. Hingga suatu ketika keluarganya di serang oleh sekelompok pria bersenjata. Kejadiannya berlangsung singkat dan sangat menegangkan, serangan tak terduga tersebut mengakibatkan meninggalnya sang ayah(Edward Kenway), bukan hanya itu, kakak perempuan Haytam diculik oleh pria-pira tersebut, dan hampir semua orang di rumah tersebut dibunuh kecuali sang ibu, yang mana sudah diselamatkan nyawanya oleh Haytam. Namun demikian, sang ibu tetaplah sangat syok menyadari suaminya tewas, dan melihat anaknya membunuh orang meskipun demi melindungi sang ibu tercinta.

       Dengan hancurnya keluarga Kenway, Haytam pun pergi berkelana bersama seorang Templar bernama Reginald Birch untuk mencari kakaknya yang diculik. Seiring dengan berjalannya waktu, Haytam pun tumbuh menjadi seorang kesatria Templar. Dia tidak hanya menjalani kesehariannya untuk mencari kakaknya, tetapi juga menjalani tugas-tugas penting dalam Ordo Templar. Salah satunya adalah memimpin tim ekspedisi yang disusun Reginald menuju benua Amerika untuk mencari situs peninggalan kuno. dari sini lah dimulai misi yang melelahkan nan panjang, banyak hal yang akan didapatkannya, rekan, dukungan, dan “CINTA”, tapi tidak hanya sampai situ, masalah, perselisihan, dan peperangan yang disertai dengan kehadiran seorang Assassin akan menghadangnya di berbagai misi. Haytam pun berambisi menyudahi permasalahan-permasalahan tersebut dengan cara menyatukan dua kutub yg berbeda…”Ordo Templar dan Ordo Assassin” Disinilah Haytam akan diuji kemampuannya, dan juga tekatnya. Mungkinkah Assassin dan Templar bersatu??
Kalian akan menemukan jawabannya di dalam novel ini;)

*Yang membuat novel ini menarik dan patut dibaca:

1.Sudut pandang orang pertama, yang membuat pembaca(khususnya saya) merasakan apa yang dirasakan tokoh utama dengan lebih mendalam.Perasaan emosional yang diceritakan dengan lebih lepas.

2.Penceritaan yang mendetail dengan format penulisan jurnal, mempermudah pembaca dapat memahami alur cerita tersebut dengan lebih mudah.

3.Masuknya tokoh-tokoh nyata yang terkenal dan peristiwa-peristwa yang bersejarah, membuat cerita ini semakin asyik untuk diikuti.

4.Setting latar tempat dan waktu yang tepat, cerita ini berlatar tempat di benua Eropa-Amerika, dengan latar waktu abad ke 18an saat perang revolusi Amerika berlangsung, membuat novel ini lebih menegangkan dengan adanya situasi peperangan dimana-mana.

*Hal yang kurang dari novel ini bagi saya hanyalah lamanya penerbitan, karena game nya sudah lama keluar, banyak yang memainkan dan banyak  yang sudah tahu bagaimana ceritanya .

Tetapi walaupun banyak yang sudah mengetahui ceritanya dari game,tidak ada salahnya kalian baca novel ini!patut dibaca!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar